4 Tahun Berkarier di Spanyol, Pemain PSIS Mahir Radja Beberkan Asam Garam Main di Spanyol

Gelandang bertahan PSIS Semarang, Mahir Radja Satya Djamaoeddin yang pernah merumput di Spanyol beberkan asam garam main di tanah Eropa. Namun saat ini, dia mengaku kembali tertarik mengembangkan karier profeisional di luar negeri. Keinginannya semakin bulat belakangan ini setelah muncul fenomena kepergian sejumlah pemain lokal yang mencoba perungung bermain di luar.

Mereka adalah Ryuji Utomo (Persija) yang resmi bergabung klub Malaysia, Penang FC dan Syahrian Abimanyu (Madura United) berlabuh ke Johor Darul Ta'zim. Mengetahui hal itu, Mahir Radja pun kembali bersemangat, namun untuk saat ini memang ada tawaran yang masuk kepadanya. Berbicara soal karir di luar negeri, pemain yang juga pernah masuk dalam skuad Timnas Indonesia U 23 tersebut pernah merasakan bermain di Eropa cukup lama.

Ia menimba ilmu di Spanyol tepatnya di klub CD Castellon dari tahun 2013 hingga 2016, dan pindah ke tim Spanyol lainnya Alcudia pada tahun 2017. Pada tahun yang sama Mahir kembali ke Indonesia dan bergabung bersama Bali United Youth. Kemudian bergabung dengan Martapura FC dan terakhir bersama Bhayangkara FC sebelum didatangkan PSIS awal musim ini.

Menurut Mahir Radja, bermain di luar negeri sangatlah tidak mudah dan tentu banyak tantangan yang harus dihadapi. "Tapi sebenarnya seru juga dari mulai jauh dari keluarga, terus menyesuaikan diri dengan culture mereka yang beda dari kita," "Saya rasa dua hal itu menjadi tantangan yang paling berat kalau main di luar negeri. Kita juga musti menyesuaikan maunya pelatih bagaimana saat latihan ataupun bermain," jelasnya.

Sembari menanti tawaran ke luar negeri, ia memilih fokus dengan timnya saat ini, PSIS Semarang. Namun jika adan klub yang serius, Mahir akan mendiskusikannya dengan manajemen karena masih terikat kontrak. "Sekarang saya mau fokus di PSIS dulu karena kan masih terikat kontrak juga sama PSIS."

"Target saya sekarang masih mau kasih yang terbaik dulu lah di PSIS baru nanti kita lihat saja kedepannya bagaimana," jelas pemain kelahiran Jakarta, 23 Mei 1998 tersebut.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *